Increase Your Knowledge :)


Jumat, 02 Desember 2016

Barang yang Patut Ada di Kamar Kost dan Tips Memilih Kost (Bagi Mahasiswa Perantau)

Hello guys! Sesuai dengan janji gue di artikel sebelumnya, kali ini gue akan bahas satu topik menarik yaitu : BARANG APA AJA YANG PATUT ADA DI KAMAR KOST ELO. Nah di awal bulan Desember ini dunia pendidikan Indonesia kembali panas dengan isu penghapusan UN serta pengubahan mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Tapi apapun itu, pastinya jangan sampai mengendorkan semangat elo untuk merantau mencari ilmu. Sebagai persiapan pengetahuan elo sebelum merantau, lets check this out guys!

APA AJA YANG PATUT ADA DI KAMAR KOST GUE?

Hasil gambar untuk Kamar kost1. Lemari
Gak perlu yang besar-besar, lemari sederhana untuk menyimpan baju, celana, kaus kaki, dan pakaian lainnya musti banget ada di kamar kost elo. Usahakan juga memilih lemari yang bisa dikunci jadi elo bisa juga menaruh barang lain misalnya laptop dan sertifikat berharga.

2. Rak Peralatan Makan
Meskipun elo gak memasak di kost, tapi rak peralatan makan beserta kelengkapannya seperti beberapa mangkuk, piring, gelas, pisau, gunting, sendok, dan garpu wajib ada di kamar kost lo. bisa dibayangin kan kalau elo beli makanan di luar terus gak ada piring sebagai wadahnya? harus makan pakai tangan karena gak ada sendok? Harus ngerobek bungkus makanan pakai gigi karena gak ada pisau? So peralatan makan ini perlu jadi pertimbangan guys.

3. Alat Kebersihan
Wajib banget ada karena kamar kost yang kotor bisa ngebuat elo gak nyaman, gampang sakit, atau bahkan sesak napas. Yang gue maksud sebagai alat-alat kebersihan antara lain :
-          Sapu lantai/ sapu ijuk
-          Sapu kasur
-          Keset
-          Tong sampah
-          Kantung plastik/polybag
-          Sabun dan spons cuci piring
-          Sikat kamar mandi
-          Lap kecil

4. Pembasmi Serangga Semprot
Elo gak bakal tau kapan ada kecoak atau tikus yang tiba-tiba muncul di kamar mandi elo. Gak mau kelimpungan kan? Bisa langsung aja elo semprot pakai pembasmi serangga ini.

5. Tempat Air Minum
Air adalah sumber kehidupan, jangan sampai elo dehidrasi gara-gara di kamar kost elo gak ada air minum. Buat elo yang mau repot sedikit, elo bisa beli guci berkeran yang diletakkan di atas kaki tiga, kemudian setiap bulan menuangkan galon ke guci tersebut. buat elo yang gak mau repot ngangkat galon, pompa air yang dapat ditekan atau menggunakan baterai bisa menjadi pilihan. Dan buat elo yang bener-bener gak mau repot, membeli air kemasan setiap 2 hari sekali juga bisa jadi alternatif (kayak gue, hiks).

6. Rak Buku
Buku-buku yang berhamburan di lantai kamar terkadang menjadi masalah nomor satu anak kost se-Indonesia. Apalagi buat elo yang kamar kostnya gak ada meja belajarnya (kayak gue lagi, hiks). Nah elo bisa inisiatif beli meja sendiri atau rak buku sendiri, biar rapi dan gak keinjek-injek.

7. Gantungan Baju
Kalau gak masalah buku, maka masalah baju berhamburanlah yang diderita oleh anak kost. Jam terbang tinggi membuat dalam sehari bisa ada 3 jenis baju dan celana yang harus dipakai bergantian. Berhubung waktu sangat mepet dan terkadang gak sempet buat nyuci, akhirnya banyak baju yang harus stay di luar lemari. Kalau sudah begini, gantungan baju penting banget, biar rapi dan gak jadi sarang nyamuk.

8. Kaca dan Tempat Alat MakeUp
Khusus cewe sih. Males banget kan kalau sisir, liptint, atau bedak elo susah dicari karena berhamburan entah kemana kecampur sama buku atau baju? Nah elo bisa berinisiatif menyediakan tempat khusus untuk alat make up. Cermin juga harus banget ada, biar elo gak dateng kuliah dengan tampilan acak-acakan.

9. Sumber Listrik
Pastikan ada sumber listrik yang memadai serta tidak membahayakan elo. Sumber listrik dapat dilengkapi dengan kabel roll / kabel olor atau stop kontak tiga lubang/ bentuk T.

11. Meja Belajar
Baca buku atau ngetik tugas sambil tiduran di kasur sebenernya kurang sehat buat punggung elo. Jadi alangkah baiknya kalau elo punya meja belajar sendiri.

12. Alat Masak
Buat elo yang sekiranya gak mau ngambil terlalu banyak kesibukan dan masih sempet masak di rumah, alat masak patut banget elo sediakan. Alat masak dapat berupa :
-          Kompor portable berbahan bakar tabung gas mini
-          Penggorengan/wajan
-          Magic jar/ rice cooker
-          Minyak goreng
-          Beras
-          Bahan masakan lain misal mie, telur, garam, sosis, kecap, saos, dsb.

13. Kipas Angin
Ini khusus buat elo yang memilih kamar kost tidak ber-AC ya, gak mau kan kepanasan di kamar kost sendiri?

TIPS MEMILIH KOST

Nah disini, gue sekalian input apasih kriteria kamar kost yang bagus buat elo pilih? Sebagai catatan, kalau elo mencari kamar kost dengan semua kriteria dibawah terpenuhi, pasti costnya sangat mahal. So, elo bisa sesuaikan dengan kebutuhan elo.

1. Kamar Mandi Dalam
Utamanya buat cewe-cewe nih. Biasanya banyak banget hal yang dilakuin cewek di kamar mandi, dan akan membuat sedikit repot jika kamar elo berjarak cukup jauh dengan kamar mandi.

2. Ventilasi Cukup
Pastikan ada jendela yang bisa dibuka di dalam kamar kost elo. Kamar kost yang tertutup akan membuat isi kamar kost elo pengap dan panas, sehingga dinding kamar maupun isi kamar akan cepat lembap, kemudian retak-retak karena ditumbuhi jamur.

3. Penerangan Cukup
Elo ngekost buat belajar. Jangan sampai mata elo rusak cuma gara-gara terlalu memaksakan membaca di tempat yang redup.

4. Ada Dapur Umum.
Fasilitas yang sangat memudahkan elo jika memang tidak membawa alat masak. Elo bisa numpang bikin teh, susu, kopi, mie, dan juga masak telur di dapur umum.

5. Ada Wifi.
Yang ini kayaknya gak perlu dijelasin lagi, hehehe.

6. Jauh dari Sumber Suara Misalnya Jalan Raya
Gue bisa ngomong gini karena gue berpengalaman ngekost deket banget dengan jalan raya. Suara yang bising dari kendaraan yang berlalu lalang pastinya akan menganggu jam tidur elo, utamanya kalau elo lagi sakit, atau lagi pengen tidur lebih cepat.
Meski begitu, bukan berarti elo harus milih kost di jalanan yang bener-bener sepi. Seandainya ada penjahat atau maling, jangan sampai elo kesulitan menemukan sumber keramaian untuk meminta pertolongan.

7. Dekat dengan Sumber Makanan
It helps! Terutama buat elo yang suka tiba-tiba laper dan bawaannya pengen nyemil sesuatu di supermarket terdekat, wkwkwk.

8.  Kost-kostan berbentuk rumah
Jenis kost ini biasanya berbentuk persis seperti rumah, namun di dalamnya ada kamar-kamar yang full disewakan hanya untuk kost. Kenapa menurut gue sistem ini bagus? Karena dalam suatu rumah biasanya sudah tersedia lengkap fasilitas wifi, dapur, ruang nonton TV, kamar mandi, dll. Karena sangat nyaman, sudah tentu jenis kost seperti ini dipatok dengan harga yang cukup mahal yaitu 800.000an ke atas.

Nah kisaran harga kost-kostan tentu variatif, bergantung daerah, dan juga bergantung fasilitas yang disediakan. Di daerah Surabaya, tersedia varian harga mulai dari 400.000 sampai dengan 2.000.000.

~~~


Oke sekian pembahasan gue mengenai kamar kost pada postingan gue kali ini. mudah-mudahan ada manfaatnya ya! kalau elo mau kepo-kepo atau sekedar say hi, silahkan kontak gue via line, instagram, atau email yang ada di bagian kanan layar. Have a nice day! ^^

Jumat, 28 Oktober 2016

Persiapan Merantau (List Barang yang Perlu Elo Bawa dari Kota Asal)

Halo! Gak terasa udah 3 bulan lebih gak ngepost karena sibuk akan aktivitas perkuliahan (ciye... udah kuliah)

Nah kali ini gue bakal bahas : persiapan MERANTAU (dan jadi anak kos!)

Buat elo yang rencana tahun depan bakalan sekolah ke luar kota, boleh banget simak artikel ini ^^

APA AJA SIH YANG PERLU GUE PERSIAPIN?

Image result for merantau cartoon1. Dokumen daftar ulang
Urgen banget soalnya elo gak mungkin balik lagi ke kota asal cuma buat ngambil dokumen doang (yakali). Jadi sebelum berangkat, jangan lupa cross-check berkali2 dokumen yang tertera di website penerimaan mahasiswa baru supaya gak ada yang ketinggalan.

2. Dokumen penting pribadi
Bawa juga segala dokumen pribadi yang biasanya dibutuhkan untuk keperluan akademik, semisal : ijazah SD – SMA, piagam prestasi, SKL, SHUN, rapot, dll.
Jangan lupa juga membawa kartu identitas seperti KTP, ATM, SIM, STNK (bagi yang membawa kendaraan), asuransi kesehatan, dll.

3. Atasan dan Bawahan Kuliah
Aktivitas sebagai mahasiswa baru yang sibuk terkadang gak akan memberikan waktu yang cukup buat keliling-keliling kota untuk nyari baju dan celana kuliah (kecuali kalau elo sampai di kota tujuannya udah jauh-jauh hari). Jadi ada baiknya elo mempersiapkan baju-celana-rok kuliah ini dari kota asal.

Oya, bawalah atasan dan bawahan yang bervariasi warna, karena rata-rata acara kuliah akan mewajibkan dresscode tertentu (semisal harus menggunakan dresscode biru, dresscode batik, dresscode kotak-kotak, dsb) jadi elo gak akan kebingungan mencari pakaian semacam itu di kota tujuan.

Bawa juga jenis pakaian yang bervariasi, mulai dari kemeja, baju berkerah, celana training, rok panjang, dsb.

Setelah semuanya beres, baru deh elo bisa mempersiapkan pakaian lainnya misalnya pakaian beribadah, pakaian untuk jalan-jalan, pakaian sehari-hari di kos, atau pakaian tidur.
(Jangan lupa juga membawa kaus kaki, handuk, sarung tangan, seprai, dan selimut J)

4. Alas kaki
Repot juga kalau elo harus keliling-keliling kota buat cari alas kaki (apalagi kalau elo belum tahu tempat belanja yang murah). Nah ada baiknya elo mempersiapkan alas kaki dari kota asal dengan jenis yang bervariasi, misalnya sepasang pantoefl, sepasang sepatu kets, sepasang flatshoes, sepasang sandal jalan, dan sepasang sandal jepit (percaya deh, ini semua bakalan kepake!).

5. Tas
Jangan sampai kebingungan membawa barang saat sampai di kota tujuan. Ada baiknya sebelum berangkat elo udah mempersiapkan tas kuliah, tas jalan, dan tas travel (aktivitas kuliah terkadang mewajibkan elo untuk mengikuti kegiatan di luar kota).

6. Alat Masak
Buat elo yang berencana jadi anak kos yang hemat dan mandiri, gak ada salahnya buat memasak sendiri. Jika di kos baru elo gak ada dapur umum, elo bisa membawa sendiri kompor (menggunakan tabung gas kecil), dan magic jar. Untuk alat seperti wajan, panci, dsb mungkin bisa elo lengkapi di kota tujuan.

7. Buku Penunjang
Jurusan apa yang elo ambil di perkuliahan? Elo bisa membawa buku-buku pelajaran SMA yang relevan dengan jurusan yang elo ambil di perkuliahan. Bawa juga buku-buku pengetahuan umum seperti EYD, UUD 1945, RPUL, Kamus, dsb sehingga elo gak perlu beli lagi di kota tujuan. Hemat!

8. Alat Elektronik
Ini barang bawaan yang paling bikin rempong. Sebagai mahasiswa pastinya butuh banget laptop dan printer. Jangan lupa dibawa ya! kecuali kalau elo punya uang lebih buat beli baru di kota tujuan, wkwkwk.

Okedeh! Sekian barang-barang yang perlu elo siapin dari kota asal sebelum berangkat ke kota tujuan perantauan.

Barangnya banyak? Berat? Repot? Ya begitulah!

Tapi elo gak harus bawa barang-barang itu sekaligus kok, manfaatkanlah jasa pengiriman barang yang sekarang sudah bervariasi macamnya.

Next time gue bakalan pos : HAL-HAL YANG PERLU ADA DI KAMAR KOS. Stay tune ya J

Good luck! Selamat mengarungi dunia baru yang challenging di perantauan ^^

[buat elo yang mau tanya2 atau kepo2, bisa menghubungi kontak gue di bagian kanan layar^^)

Minggu, 24 Juli 2016

PART 3 - SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) - Durasi Belajar, Tryout SBMPTN, dan Persiapan H-1

[PART 3]
GUE HARUS BELAJAR BERAPA JAM DALAM SEHARI?
Sekuat-kuatnya elo aja dan sampai dimana elo merasa cukup/capek. Tapi bukan berarti elo boleh males-malesan atau mengeluh capek tiap mau belajar ya... wkwkw.
https://img.okezone.com/content/2016/04/26/65/1373240/Kalau gue sendiri, setiap hari kurang lebih 8 jam. 4 jam saat siang (pukul 11.00 – 15.00) dan 4 jam saat malam (20.00 – 24.00). Kalau elo bukan tipe orang yang bisa begadang, inget jangan dipaksain begadang. Banyak temen-temen gue yang belajar sampai jam 3 pagi juga belum tentu pelajarannya bisa masuk, karena otak sudah terlalu lelah buat menerima informasi.
TRYOUT SBMPTN PENTING GAK SIH?
Jawaban gue : PENTING BANGET!
Manfaat yang bisa elo dapetin dari tryout :
-   Elo tau seberapa cepat elo bisa mengerjakan soal, dan mempertimbangkan lagi estimasi waktu yang elo tetapkan setiap mata pelajaran.
-   Elo bisa dapetin “feel” seperti sedang ujian SBMPTN sungguhan, jadi ketika elo menghadapi SBMPTN yang sebenarnya, elo gak ngerasa kaget lagi.
-   Makin banyak jenis soal SBMPTN yang elo tau, makin banyak jenis soal yang bisa elo diskusiin bareng teman/guru.
-   Elo bisa tau tipe soal mana yang bisa dengan mudah/cepet elo kerjain, mana yang bisa elo kerjain tapi agak lambat, dan mana yang sama sekali gak bisa elo kerjain.
-   Sekalian REFRESHING. Pasti mumet kalau cuma belajar di rumah terus. Nah dengan mengikuti TO, elo bisa sekalian jalan-jalan dan ketemu teman-teman seperjuangan di lokasi TO.
H-1 SBMPTN BAGUSNYA GUE NGAPAIN?
Saran gue : JANGAN BELAJAR!
Banyak banget temen-temen gue yang H-1 SBMPTN masih sibuk belajar, begadang, ngerjain soal... aduh saran gue jangan sih. H-1 adalah waktu yang tepat buat elo BERDOA dan TENANGIN DIRI. Bagus banget kalau elo pergi ke tempat ibadah, mohon doa restu sama Tuhan supaya ujian elo besok lancar. INGET, faktor yang menentukan kelulusan elo di SBMPTN bukan cuma isi otak elo aja, bisa aja tiba-tiba pas SBMPTN elo telat bangun, ban elo bocor, masuk angin, sakit perut, kepala pusing, atau tiba-tiba blank pas ngerjain soal. Makanya penting banget buat elo untuk minta restu sama Tuhan.
Setelah berdoa, elo bisa deh jalan-jalan, refreshing, ke salon, jajan, dll, tapi inget, jangan begadang!
~~~
Oke deh! Sekian tulisan gue mengenai SBMPTN. Maaf kalau kepanjangan, tapi mudah-mudahan apa yang gue tulis bisa bermanfaat buat elo semua!
Tetap semangat dan jangan pesimis! Gue juga dulu down dan sedih banget pas tau ternyata gak lolos jalur SNMPTN... tapi syukur astungkara gue berhasil lolos lewat jalur SBMPTN di pilihan pertama, gak nyangka banget ^^

Buat elo yang mau tanya-tanya atau sekadar say hi silahkan kontak gue lewat line/email yang tertera di banner bagian kanan layar ^^ thankyou!

PART 1 SILAHKAN KLIK DISINI

PART 2 SILAHKAN KLIK DISINI

PART 2 - SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) - TKPA/TKD, Konsep/Rumus, dan Bimbel

[PART 2]
BELAJAR TKPA ATAU TKD DULUAN?
Nah buat elo yang belum tau bedanya, TKPA adalah Tes Kemampuan Potensi Akademik, isinya biasanya soal-soal bahasa, logika, verbal, gambar, hitung-hitungan sederhana, dsb. Sedangkan TKD adalah Tes Kemampuan Dasar, isinya adalah soal matematika, biologi, kimia, dan fisika masing-masing 15 soal.
https://img.okezone.com/content/2016/01/18/65/1290509/TKPA seringkali dianggap remeh dan kurang penting dibandingkan TKD. Padahal, TKPA dapat menjadi lumbung nilai yang bagus banget buat nambah skor SBMPTN elo nanti. Perlu diperhatikan, TKPA ENGGAK SEGAMPANG KELIATANNYA. Banyak jebakan yang bisa aja bikin nilai elo banyak minusnya. Kunci dari belajar TKPA adalah : PERBANYAK LATIHAN. Seiring dengan semakin terbiasanya elo dengan pola soal dan pola “cara menjawab” soal TKPA, skor elo pasti akan meningkat signifikan. Selain itu, elo mungkin aja bisa menjawab sebagian besar soal TKPA dengan benar, tapi belum tentu dengan cepat. Ingat! Waktu pengerjaan SBMPTN sangat singkat jadi elo harus menyusun strategi bagaimana menjawab dengan BENAR dan CEPAT.
TKD Sering menjadi momok bagi peserta SBMPTN karena pada bagian inilah hasil belajar elo benar-benar diuji. Kalau elo ikut bimbel SBMPTN, biasanya elo bakal lebih di-drill pada bagian ini. Seperti yang gue jabarin di poin sebelumnya, jangan maksain diri elo untuk menguasai seluruh mata pelajaran tersebut. Elo bisa aja jadi stress dan putus asa. So elo bisa nentuin batas misalnya 1 pelajaran elo kurang bisa, 1 pelajaran elo master, dan 2 pelajaran lainnya berkisar pada rata-rata.
Kembali pada pertanyaan di atas : TKPA atau TKD duluan? Jawaban gue : TKPA. Sesulit-sulitnya soal pada bagian ini pasti ada yang bisa elo kerjain, tinggal elo memantapkan pada jenis-jenis soalnya aja. Sedangkan untuk TKD ada baiknya belajar pelan-pelan sambil jalan, terutama karena banyak materi TKD yang baru muncul pada kelas 12 semester 2. Jadi buat elo yang udah mulai siap-siap semenjak awal kelas 12, silahkan persiapkan TKPA duluan.
PAHAMI KONSEP ATAU HAPAL RUMUS CEPAT?
Saran gue : pahami konsepnya terus hapalin rumus cepatnya (kalau ada).
Hapal rumus cepat tapi gak tau darimana asal rumusnya bakal sia-sia banget buat elo. Ingat! Soal-soal SBMPTN enggak seperti soal-soal UN yang biasanya tinggal masukin rumus langsung dapet jawaban. Soal SBMPTN kebanyakan harus dibawa muter-muter dulu, atau ngegabungin antara materi yang satu dengan materi yang lain. Bisa aja suatu soal yang lo kira bisa menggunakan rumus cepat tertentu, ternyata enggak bisa karena beda konsep. So, be careful.
Walaupun agak repot dan bikin capek, tapi gak ada ruginya kalau elo bisa paham akan konsep materi yang sebenarnya. Ingat! Soal SBMPTN juga banyak yang berupa teori (biasanya pada soal sebab-akibat) nah kalau elo jagonya cuma di hitung-hitungan rumus cepat doang, elo bakal kehilangan poin berharga dari soal teori/konsep ini.
PERLUKAH GUE IKUT BIMBINGAN BELAJAR?
Jawaban gue : tergantung.
Kalau elo selama ini ngerasa kurang memperhatikan pelajaran di kelas, terus dirumah juga jarang belajar, dan orang tua elo juga memiliki dana untuk biaya bimbel, bagus banget kalau elo ikut bimbingan belajar. Program bimbel SBMPTN intensif biasanya dibuka sebulan sebelum SBMPTN, dan elo akan belajar tiap hari (kecuali Minggu) mengerjakan soal-soal SBMPTN. Program intensif ini ditawarkan hampir semua lembaga bimbingan belajar, seperti Ganesha Operation, Sony Sugema College, Wangsit, Nurul Fikri, dll. Kalau elo gak suka bimbel, elo bisa nyobain les privat. Yang perlu jadi catatan bahwa biaya program intensif SBMPTN ini CUKUP MAHAL, berkisar antara Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000 untuk satu bulan belajar.

Gue termasuk siswa yang TIDAK ikut bimbel seperti yang gue jabarin di atas. Sebagai gantinya, gue ikut bimbel online. Kelebihannya adalah biaya lebih murah dan elo bisa belajar kapan aja elo mau dengan materi apa aja yang elo butuhkan. Kekurangannya elo gak bisa tanya-tanya ke guru kalau misalnya ada materi yang enggak elo ngerti. Untuk ragam bimbel onlinenya, gue sendiri adalah pengguna Zenius. Alternatif lainnya elo bisa coba Quipper dsb.

PART 1 SILAHKAN KLIK DISINI


PART 3 SILAHKAN KLIK DISINI

PART 1 - SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) - Definisi, Kelebihan, dan Fokus Materi

[PART 1]
Haloo! Nah sesuai janji kali ini gue bakal bahas mengenai SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Gak cuma definisi, disini gue juga bakalan bahas mengenai tips-tips menghadapi SBMPTN. Monggo scroll ke bawah ↓↓
https://www.unila.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/~~~
Walaupun namanya mirip, tapi SBMPTN dan SNMPTN itu beda banget lo guys. SBMPTN  adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri yang HANYA melihat dari NILAI TES SBMPTN. So, mau nilai rapot elo bagus, mau elo juara satu umum, mau elo juara olimpiade internasional, semua itu GAK ADA PENGARUHNYA. Jadi istilahnya, lolos tidaknya elo pada perguruan tinggi yang elo tuju cuma bergantung pada kesuksesan elo pada satu hari saja, yaitu hari tes SBMPTN.
SBMPTN sering menjadi momok bagi seluruh pelajar yang telah memasuki bangku kelas XII. SBMPTN kerap disebut jalur paling “sangar” karena memang soal-soal yang diujikan di SBMPTN beberapa kali lipat lebih sulit dari soal UN. Bahkan, soal yang diujikan pada SBMPTN acapkali merupakan materi perkuliahan, bukan materi SMA yang dipelajari di bangku sekolah. So, elo gak bisa mempersiapkan diri lo buat SBMPTN hanya dengan belajar beberapa hari saja.
Serupa dengan SBMPTN, terdapat pula jalur masuk perguruan tinggi lain melalui tes yang disebut JALUR MANDIRI. Nah tingkat kesulitan soal jalur mandiri bervariasi, tergantung kebijakan perguruan tinggi itu sendiri. Ada yang lebih mudah, namun ada pula yang lebih susah. (contohnya SIMAK UI, ini soalnya sangar banget).
Kesimpulannya, kelebihan yang ditawarkan jalur SBMPTN :
-   Pride, orang-orang yang lolos lewat jalur ini biasanya dipandang sebagai siswa pintar yang emat niat belajar.
-   Hemat biaya pendaftaran, biaya pendaftaran SBMPTN tahun 2016 untuk peserta bidikmisi adalah gratis, sedangkan untuk non-bidikmisi hanya Rp 200.000. (Bandingkan dengan biaya pendaftaran jalur mandiri yang berkisar antara Rp 300.000 – Rp 500.000).
-   Bisa tes di domisili sendiri. Jika PTN yang elo pilih salah satunya ada yang berada di wilayah domisili lo (untuk pembagian wilayah silahkan akses di sbmptn.ac.id), elo gak perlu keluar daerah untuk ikut tes SBMPTN. (Bandingkan dengan jalur mandiri, elo harus datang ke PTN tujuan elo untuk mengikuti seleksi mandiri disana).
-   Gak perlu bayar UKA (Uang Kuliah Awal), mahasiswa yang lolos lewat jalur mandiri biasanya dikenai UKA dengan kisaran Rp 5.000.000 – Rp 250.000.000.
~~~
STRATEGI BELAJAR SBMTPN
(note : apa yang gue tulis disini sebagian besar adalah pengalaman pribadi gue sendiri, kalau ada perbedaan metode dengan teman-teman yang lain ya wajar :P Jadi silahkan positifnya diambil, yang negatif di skip aja)
DAHULUKAN BELAJAR PADA BAGIAN YANG KURANG ATAU FOKUSKAN PADA MATERI YANG UDAH KITA BISA?
Saran gue : fokusin pada apa yang elo bisa.
Belajar pada bagian materi yang elo kurang pandai itu penting, karena pada aturan SBMPTN sudah dijelaskan bahwa “tidak ada mata pelajaran yang dapat diabaikan” dan terdapat pula rumor kalau ada satu pelajaran yang elo 100% kosong, maka elo otomatis gugur pada SBMPTN (gue gak tau rumor ini bener atau enggak), maka setidaknya elo WAJIB menjawab1 – 3 soal pada mata pelajaran yang elo bener-bener gak mampu.
Setelah elo nyadar letak kekurangan elo, saatnya elo perbanyak “forsir diri” pada pelajaran yang elo tau elo mampu / elo tau elo “master” disana. Usahakan pada pelajaran tersebut, dari 15 soal elo bisa ngerjain minimal 6-8. Jangan maksain buat jawab semua soal, karena memang ada beberapa soal yang levelnya dibuat sangat sulit. Inget penilaian SBMPTN benar 4 salah -1 kosong 0.

Pengalaman gue : gue termasuk orang yang gak bisa banget matematika. Praktis pas SBMPTN, matematika IPA gue cuma jawab 2 soal (1 bener 1 salah) dan pas matematika dasar gue cuma jawab 1 soal (1 bener). Tapi kekurangan itu gue imbangin di pelajaran fisika gue jawab 6 soal (6 bener), kimia jawab 8 soal (8 bener), biologi jawab 12 soal (7 bener 5 salah), bahasa indonesia jawab 13 soal (10 bener 3 salah), sisanya yang TPA gue lupa, hehe.

PART 2 SILAHKAN KLIK DISINI

PART 3 SILAHKAN KLIK DISINI

Rabu, 20 Juli 2016

Pengertian, Mitos, Fakta, dan Cara Menghadapi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Hola! Kali ini gue mau ngepost satu topik yang menarik : SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Walau momennya udah lewat lebih dari dua bulan yang lalu, tapi gak apa-apa, mudah-mudahan bisa jadi bahan informasi buat adik-adik kelas XII tahun 2017 dan seterusnya!

https://forumbatasa.files.wordpress.com/2015/03/

Nah, apasih SNMPTN itu? SNMPTN adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri yang “katanya” dilihat melalui NILAI RAPOR. Nama lain SNMPTN adalah JALUR UNDANGAN, dalam artian perguruan tinggi negeri itu sendirilah yang berhak memutuskan apakah mereka berniat “mengundang” kita disana sebagai mahasiswa atau tidak.

SNMPTN adalah jalur yang biasa dianggap sebagai jalur “paling gampang”, “paling enak”, dan “paling hemat biaya”. Ya gimana enggak, untuk mengikuti jalur ini, kita tinggal menginput nilai rapor dari semester 1 s/d semester 5 yang sudah ada, lalu tinggal menunggu hasil. Jalur SNMPTN juga GRATIS, tidak seperti jalur SBMPTN/Mandiri yang harus membayar biaya pendaftaran minimal Rp 200.000. Meskipun pada tahun 2016, diterapkan aturan baru yaitu hanya siswa dengan nilai rapor baik (rangking paralel teratas, dihitung dari jumlah seluruh siswa, sebesar 75% pada sekolah akreditasi A, 50% pada sekolah akreditasi B, dan 10% pada sekolah akreditasi C) yang dapat mengikuti SNMPTN.

Selain jalur paling enak, SNMPTN juga kerap disebut sebagai jalur “untung-untungan”. Karena pada kenyataan di lapangan, tidak semua siswa yang lolos SNMPTN memiliki nilai rapor yang meningkat/stabil, yang lebih bagus dari teman-temannya, atau yang memiliki banyak piagam prestasi. Banyak siswa yang “biasa saja” justru lolos pada jalur SNMPTN. Hal ini memungkinkan mengingat penilaian SNMPTN tidak hanya berdasarkan nilai rapor semata, melainkan mencakup pula nilai integritas sekolah, prestasi alumni, dan lain-lain.

Kesimpulannya, kelebihan yang ditawarkan jalur SNMPTN :
-          Gratis, gak perlu ngeluarin biaya apapun
-          Gak repot, cukup input nilai rapor + piagam prestasi
-          Gak perlu susah-susah belajar/les intensif untuk ikut tes
-          Dapat liburan lebih lama karena harus menunggu mahasiswa baru lain yang melewati jalur SBMPTN/Mandiri/Beasiswa/Prestasi dsb.

Karena “kenikmatan” yang ditawarkan jalur ini, akhirnya banyak siswa yang terlalu berharap / terlalu PeDe / terlalu optimis bakalan keterima lewat jalur ini. Kalau elo adalah salah satunya, saran gue sih : BUANG RASA PERCAYA DIRI ELO YANG TERLALU TINGGI ITU. karena kalau gak kesampaian, rasanya bakalan sakit banget. SAKIT BANGET!

~~~

Berikut beberapa MITOS yang mungkin elo percayai :

1. Gue kan siswa berprestasi, piagam gue banyak, pasti gue lolos SNMPTN.
Eits siapa bilang? Gue punya temen, namanya **** *** (sensor, wkwk) yang pinternya udah 11-12 sama Carrolus Linnaeus. Udah lomba disana-sini, tiga besar kejuaraan tingkat nasional, dan parahnya doi juga udah beberapa kali menyabet gelar juara pada perlombaan yang digelar universitas pilihannya pada SNMPTN. Terus apakah doi lolos? Ternyata TIDAK. So, doi yang prestasinya bikin ngeri aja bisa gak lolos, apalagi elo, tong. (Tapi akhirnya si **** *** lolos lewat jalur SBMPTN, warbyasah.)

2. Gue tiap semester masuk 10 besar juara umum di sekolah gue, pasti gue lolos SNMPTN.
Setali tiga uang sama poin pertama tadi. Pengalaman gue, hampir sebagian besar juara umum di sekolah gue justru gak lolos di SNMPTN (Apalagi yang cuma juara kelas, bye). Elo pasti pernah denger hal semacam ini sebelumnya, kalau justru siswa yang rangkingnya tinggi malah susah keterima lewat SNMPTN. Seakan-akan emang orang pinter emang udah takdirnya buat bertarung lagi di SBMPTN. Huftt...

3. Gak ada satupun orang di sekolah gue milih jurusan yang sama dengan yang gue pilih, pasti gue lolos SNMPTN.
Yaelah bro... jangankan di satu sekolahan, yang milih jurusan pilihan gue bahkan kurang dari lima orang dari seluruh Bali. tapi apakah gue lolos? TIDAK. (yah, malah curhat). Nah jadi inget sob, sekolahan yang ngerebutin jurusan yang elo cari bukan cuma sekolah elo doang, jadi kemungkinan elo untuk kalah ngelawan anak-anak sekolah lain, masih tinggi banget.

4. Nilai gue selalu meningkat setiap semester. pasti gue lolos SNMPTN.
Yang ini gue jarang denger sih, karena kayaknya gak mungkin deh nilai elo di semua mata pelajaran terus-terusan naik di setiap semester. Pasti ada aja nilai elo yang stagnan/tetap kan? Atau justru ada yang turun? Hmm...

~~~

Nah setelah membuat elo pesimis (HAHAHA), berikut ada beberapa FAKTA yang bisa membangkitkan keoptimisan elo kembali :

1. Banyak temen gue yang gak pernah dapat rangking, justru lolos SNMPTN.
2. Banyak temen gue yang gak pernah dapat juara lomba (atau bahkan gak pernah ikut lomba, atau pas SNMPTN cuma ngeupload piagam peserta aja) justru lolos SNMPTN.
3. Banyak temen gue yang dari kelas IPA, berhasil lolos SNMPTN untuk prodi SOSHUM.
4. Banyak temen gue yang beberapa nilainya ada yang turun, berhasil lolos SNMPTN.

Tapi gue GAK BILANG KALAU SEMUANYA KAYAK GITU ya, ada juga kok temen-temen gue yang semasa sekolah emang rajin, emang pinter, emang berprestasi, terus lolos SNMPTN. Jadi ya emang mereka deserve buat lolos lewat jalur itu.

~~~

“Lah terus kalau faktanya gitu, apa yang harus gue lakuin sekarang?”

1. Jangan terlalu berharap di SNMPTN
Pernah denger fakta kalau yang ikut SNMPTN total 700ribuan orang, dan yang lolos cuma 90ribuan orang? Jangan menutup mata dan telinga akan fakta itu, bisa jadi elo akan menjadi bagian dari 610ribuan sisanya yang enggak lolos (gue ngomong kayak gini karena gue juga jadi bagian di 610ribu siswa itu, hiks).

2. Isi waktu luang dengan belajar SBMPTN
Sambil nunggu pengumuman SNMPTN, elo jangan cuma main dan tidur di rumah bro. Bagus banget kalau elo mulai belajar buat SBMPTN. Kalau belum kuat buat nyentuh bagian TKD, elo bisa mulai dari TKPA dulu. Nah buat elo yang ada rejeki lebih, bisa banget untuk ikut bimbel khusus SBMPTN, manggil guru privat, atau les online di zenius.net, quipper.net, dsb. Jangan lupa juga buat rutin ikut tryout SBMPTN baik yang online/offline. (Untuk tips SBMPTN bakalan gue bagi di post selanjutnya, stay tune ya)
“Kalau gue lolos SNMPTN, rugi toh gue belajar?” --- inget bro, yang namanya nimba ilmu gak bakalan ada ruginya kok. Apalagi saat semester pertama kuliah biasanya elo bakalan ketemu lagi sama yang namanya mata pelajaran dasar, so belajar SBMPTN bisa sangat berguna buat elo.

3. Mestakung! Optimis!
Kalau elo baca post ini dan justru malah ngerasa pesimis.. ya maaf aja, gue gak bermaksud gitu kok wkwkwk. Mestakung adalah singkatan dari “Semesta Mendukung”, artinya apapun yang elo percaya, apapun yang elo bayangkan, apapun yang elo yakini, seluruh alam semesta akan membantu elo untuk mewujudkannya. Tapi ada syaratnya, elo harus benar-benar yakin bahwa elo mampu dan pantes buat mewujudkan impian tersebut. Jadi elo boleh optimis, tapi tetep belajar buat SBMPTN ya :P

4. Minta doa restu sama orang tua + Tuhan Yang Maha Esa.
Jurusan apa yang pengen elo ambil? Kedokteran? Teknik? Bahasa? Seni? Atau bahkan olahraga? Elo gak akan bisa mencapai jurusan tersebut tanpa dukungan dari kedua orang tua, dan juga restu dari Yang Maha Kuasa. Jadi mintalah kedua orang tua elo supaya ikut mendoakan agar elo diterima di jurusan tersebut, plus setiap kali elo berdoa kepada Tuhan, sertakan juga pemohonan restu supaya dapat diterima di jurusan tersebut.

~~~

Oke segitu dulu post gue mengenai SNMPTN. Mudah-mudahan bermanfaat ya! next time gue bakalan bagi-bagi tips mengenai cara menghadapi SBMPTN, stay tune ya!


Tetap semangat meraih cita-cita! Good luck!