Increase Your Knowledge :)


Senin, 03 Agustus 2020

Tips Berpergian Sendiri yang Tenang dan Aman (Perempuan juga Bisa Solo Travelling !)


Halo semua!

Adakah diantara kalian yang hobi travelling?

Mendengar kata travelling, mungkin yang ada di benak kalian adalah jalan-jalan seru bersama teman atau keluarga. Tapi pernahkah kalian berpikir apa jadinya kalau harus berpergian sendiri ke suatu daerah atau kota?

Kali ini, aku akan membagi tips yang aku lakukan setiap melakukan perjalanan sendirian dari satu kota ke kota lainnya. By the way aku perempuan ya, jadi buat ciwi-ciwi, enggak perlu terlalu takut untuk berpergian sendiri 😊

Kira-kira hal apa saja sih yang perlu diperhatikan? Check this out!


~~~

Berpikir Positif terhadap Warga Lokal namun Tetap Waspada

Jika memang berkeinginan untuk berpergian ke suatu daerah, pastikan kalian memiliki mindset positif terhadap penduduk lokal yang ada disana. Jangan mudah terprovokasi dengan stereotype yang dikatakan oleh orang-orang, misalnya “Oh di Jakarta itu banyak tukang jambret” atau “Warga Jember itu senang banget main ilmu hitam”. Berbagai stereotype seperti ini akan membentuk mindset negatif dalam diri kalian terhadap daerah tersebut sehingga akhirnya kalian merasa takut, was-was berlebihan, dan bahkan tidak enjoy dengan perjalanan kalian.

Meski demikian, bukan berarti kalian harus mengabaikan semua stereotype tersebut ya! Waspada boleh, tapi jangan berlebihan. Ingatlah bahwa penduduk di daerah tersebut tentunya sama saja dengan warga dan tetangga di lingkungan tempat tinggal kalian, sama-sama menyukai kedamaian dan kerukunan.


Bawa Barang Seminimal Mungkin

Ketika berpergian sendiri, pastikan kalian memangkas barang bawaan kalian seminimal mungkin dan hanya membawa barang yang benar-benar dibutuhkan saja. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti barang hilang, ketinggalan, tertukar, atau bahkan membuat kalian kerepotan saat membawa barang-barang kalian sendiri di perjalanan.

Selain itu, hindari membawa barang yang bisa kalian beli atau dapatkan di daerah tujuan. Misalnya, kalian tidak perlu membawa sabun atau sikat gigi jika kalian rasa bisa membeli sabun dan sikat gigi tersebut di daerah tujuan. Karena di setiap daerah pasti ada minimarket atau warung kan?


Hapalkan Jumlah, Warna, dan Isi dari Tas yang Kalian Bawa.

Sebelum berangkat, pastikan kalian telah benar-benar hapal jumlah tas yang kalian bawa, bagaimana bentuk dan warnanya, serta isi dari masing-masing tas tersebut. Contoh, kalian membawa 3 tas yaitu 1 tas ransel besar berwarna biru, 1 totebag kecil berwarna putih, dan 1 kantong plastik besar berwarna putih.

Hal ini akan memudahkan kalian untuk memeriksa keberadaan tas-tas kalian selama perjalanan. Dalam perjalanan, kalian wajib memeriksa keberadaan tas kalian, apakah jumlahnya sudah lengkap atau belum. Selain itu, menghapalkan isi dari masing-masing tas akan membuat kalian mudah mencari barang yang diperlukan, tanpa membongkar isi tas satu-persatu. Misalnya dompet dan HP sudah pasti berada dalam totebag putih, dan sebagainya.
Hal ini penting karena ada lo, orang-orang yang kehilangan barang mereka karena secara tidak sengaja meninggalkan barang mereka di suatu tempat. Hal ini terjadi karena mereka tidak benar-benar menghitung jumlah tas yang mereka bawa, atau bahkan lupa-lupa ingat dengan bentuk dan warna dari tas mereka.


Kelompokkan Isi Tas : Barang-Barang Penting dan Tidak Penting

Aku pribadi lebih suka mengelompokkan barang-barang penting ke dalam satu tas, dan barang tidak penting lainnya pada tas yang lain. Apa saja barang-barang penting? Contoh dari barang penting adalah perangkat elektronik (HP, laptop), uang, serta kartu identitas (baca: dompet). Aku lebih suka menyatukan barang penting ini dalam satu tas yang paling mudah dibawa kemana-mana (misalnya tas ransel atau sling bag) sehingga kemanapun aku pergi (bahkan ke toilet sekalipun) tas ini bisa dibawa.

Sementara itu, aku meninggalkan barang yang menurutku “kurang penting” pada tas lainnya. Seperti apa contoh barang yang kurang penting? Seperti baju, make up, alat mandi, dan sejenisnya. Berbagai barang ini disebut “kurang penting” karena jikalaupun hilang, kehilangan barang ini tidak akan menimbulkan risiko yang tinggi buat kita. Jika kita kehilangan baju atau alat mandi, kita masih dapat membelinya lagi (secara darurat) setibanya kita di kota tujuan. Bayangkan jika yang hilang adalah HP atau dompet, pastinya tidak akan sesederhana itu kan.

Selain itu, kita dapat “melonggarkan” pengawasan pada tas yang berisi barang “kurang penting”. Maksudnya, tidak seketat dan sesering kita memeriksa keberadaan tas yang berisi barang penting. Aku biasa meninggalkan tas yang berisi barang kurang penting di bagasi dengan rasa aman, karena toh jika ada maling yang membuka tas tersebut, maling tersebut tidak akan menemukan sesuatu apapun yang berharga.

Kunci/Gembok Tas Kalian
Jika kalian mau ekstra aman, kalian bisa membeli gembok kecil untuk mengunci ritsleting (zipper) dari tas kalian. Hanya saja, aku tidak menerapkan tips ini karena akan sangat ribet jika kalian hendak membuka tas tersebut (belum lagi jika kuncinya jatuh atau hilang, waduh!). Kecuali jika kalian memang membawa tas dalam perjalanan jarak jauh dan tidak akan membuka tas tersebut di sepanjang perjalanan.


Pelajari Rute yang Akan Kalian Ambil

Sebelum berangkat, pastikan kalian betul-betul memahami rute yang akan kalian tempuh (beserta jam kedatangan dan keberangkatan) serta kendaraan yang akan kalian naiki (dan nomor tempat duduknya jika ada). Hal ini untuk memastikan kalian benar-benar sampai di tempat tujuan dengan selamat dan tepat waktu (jangan sampai kalian malah tersesat atau sampai di tempat yang salah )

Tips ini menjadi penting terutama jika kalian memilih menggunakan moda transportasi kereta api transit yang cukup rumit, jadi pastikan kalian melaju ke arah yang benar dan tidak salah kereta ya! Ingat, kalian pergi sendiri jadi tidak ada yang akan mengingatkan kalian kalau salah xD


Kelompokkan Kartu Identitas yang Diperlukan

Terutama jika kalian menggunakan moda transportasi pesawat udara atau kereta api, biasanya ada beberapa kartu identitas atau syarat masuk yang diperlukan sebelum memasuki kendaraan (KTP, boarding pass, surat rapid test, dan sebagainya). Kelompokkan kartu atau surat-surat ini dalam satu tempat yang mudah dijangkau. Jangan lupa untuk memeriksa kartu dan surat ini secara berkala (untuk memastikan tidak ada yang hilang atau ketinggalan) dan segera kembalikan ke tempat semula setelah selesai digunakan! (misalnya segera kembalikan KTP ke dompet setelah selesai pengecekan dokumen).


~~~

Oke sekian dulu ya artikel mengenai tips ketika berpergian sendirian.
Ribet? Enggak sama sekali hehe. Lama-lama juga terbiasa.
Stay safe selama perjalanan ya. Kalau kalian mau sharing denganku, kalian bisa hubungi aku via kontak di kanan atau bawah layar.
Terimakasih! Have a good day <3